DESKRIPSI
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Dewan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Forum Intelektual Antardisiplin (FIAD) menyelenggarakan Diskusi Akademik bertajuk “Pemulihan Otonomi Pendidikan Tinggi untuk Peradaban Bangsa.”
Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk mencari serta menegakkan kebenaran demi pemajuan pengetahuan dan peradaban bangsa. Peran tersebut menjadi semakin penting ketika negara menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan kebijaksanaan berbasis pengetahuan, nalar kritis, dan perspektif jangka panjang. Sesuai prinsip otonomi perguruan tinggi dan kebebasan akademik, kampus seharusnya menjadi ruang yang independen bagi pengembangan ilmu pengetahuan, perdebatan akademik, dan pencarian kebenaran.
Namun demikian, berbagai perkembangan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya tantangan yang memengaruhi kemampuan perguruan tinggi menjalankan peran tersebut. Tantangan tersebut antara lain berupa meningkatnya birokratisasi dan sentralisasi kebijakan, menguatnya korporatisasi dan politisasi kampus, berkurangnya ruang otonomi akademik dan finansial, serta semakin lebarnya jarak antara kampus dan masyarakat. Kondisi ini dinilai perlu dikaji secara kritis untuk memastikan perguruan tinggi tetap dapat menjalankan fungsi akademik dan sosialnya secara optimal.
Melalui diskusi ini, para akademisi dan intelektual lintas disiplin membahas berbagai persoalan struktural yang memengaruhi kehidupan perguruan tinggi, termasuk birokratisasi, korporatisasi, politisasi, dan sentralisasi yang berpotensi menghambat kemerdekaan akademik. Diskusi juga diarahkan untuk merumuskan langkah-langkah pemulihan otonomi pendidikan tinggi, mendorong reformasi tata kelola dan kemandirian perguruan tinggi, serta memperkuat kembali peran kampus sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan demokrasi, dan penggerak gerakan kolektif masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan dan global.
AGENDA
| Waktu | Agenda | Keterangan |
|---|---|---|
| 08.00–08.30 | Registrasi Peserta | |
| 08.30–08.50 | Pembukaan dan Sambutan | |
| Segmen 1: Diagnosis Pelemahan Kampus | Moderator: Prof. Teddy Prasetyono (UI) | |
| 08.55–09.20 |
Pemrasaran: Pelemahan Sistematis Perguruan Tinggi: Tinjauan atas Birokratisasi, Politisasi, dan Runtuhnya Otonomi Akademik |
Prof. Premana W. Premadi (ITB) |
| 09.20–10.20 | Diskusi Panel dan Tanya Jawab |
Prof. Sulistyowati Irianto (UI) Prof. Eko Prasojo (UI) Prof. Zainal Arifin Mochtar (UGM) Prof. Yazid Bindar (ITB) |
| 10.20–10.25 | Jeda Singkat | |
| Segmen 2: Strategi Pemulihan dan Gerakan Kolektif | Moderator: Prof. Manneke Budiman (UI) | |
| 10.25–10.50 |
Pemrasaran: Reformasi Finansial, Reintegrasi Masyarakat, dan Kampus sebagai Pilar Demokrasi |
Prof. Satryo Sumantri Brodjonegoro |
| 10.50–11.50 | Diskusi Panel dan Tanya Jawab |
Media W. Askar, Ph.D (UGM) Dr. Ubedillah Badrun (UNJ) Yudi Latif, Ph.D (AIPI) |
| 11.50–11.57 | Pembacaan Rekomendasi | |
| 11.57–12.00 | Penutupan | |