Perguruan Tinggi adalah institusi yang mengambil tanggung jawab untuk mencari kebenaran, sekaligus menegakkannya, dalam konteks pemajuan pengetahuan. Untuk menjalankannya, perguruan tinggi menciptakan sistem akademik menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan termotivasi, sekaligus mengkonstruksi sistem dimana kebebasan akademik dengan etika luhur menjadi prinsip kerja. Di dalam sistem kenegaraan, peran perguruan tinggi juga mestinya berpihak pada kebenaran dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kebutuhan bangsa dan negara. Kebaikan dan keutuhan negara dan bangsa menjadi aspek kebenaran yang juga harus diperjuangkan oleh perguruan tinggi. Perannya menjadi semakin krusial ketika negara dan bangsa menghadapi konflik dan tantangan yang pelik, dan berada pada persimpangan yang membutuhkan kebijaksanaan dalam memutuskan arah dan strategi. Perguruan tinggi perlu menjadi obor penerang pikiran, logika yang rasional, perspektif luas, sekaligus dapat melihat kondisi terkini, memaknai sejarah, sekaligus memberikan prediksi masa depan. Oleh karena itu, perguruan tinggi perlu menguatkan dirinya, mengingat amanahnya, sebagai pemanggul kebenaran dan kebebasan berpikir, namun juga sebagai anggota masyarakat yang sanggup mendengar aspirasi bangsa.
Tulisan ini berisi catatan analitik singkat tentang kondisi terkini kebanyakan perguruan tinggi di Indonesia dalam relasinya dengan negara dan masyarakat yang menghalangi perguruan tinggi memenuhi amanahnya seperti tersebut di atas, dan diakhiri dengan beberapa rekomendasi yang harus diupayakan untuk perbaikannya.